Analisi
kritis terhadap Hakekat Administrasi Negara.
Nama : Moh. Jamil
Nim :
Prodi : Ilmu Administrasi Negara
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Semester : 1 (Satu)
Kelas : A
1.
Filsafat
Adapun
kata filsafat itu kata arab yang berhubung rapat dengan kata yunani, bahkan
asalnyapun dari kata yunani pula. Katanya yunani ialah: filosofia dalam bahasa
yunani kata filosofia itu merupakan kata majmuk yang terjadi dari filo dan
sofia. Filo artinya cinta dalam arti
yang seluas-luasnya, yaitu ingin dan karena ingin itu lalu berusaha mencapai
yang diinginkan itu. Sofia artinya
kebijaksanaan. Bijak sana inipun kata asing, adapun artinya ialah pandai :
mengerti dengan mendalam. Jadi menurut namanya saja filsafat boleh dimaknakan:
ingin mengerti dengan mendalam atau cinta dengan kebijaksanaan. (Prof. I.R. Poedjawijatna dalam buku yang berjudul Pembimbing kearah
alam filsafat. 2005 hal. 1-2).
2. Administrasi
Administrasi
dapat didefinisakan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang
manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai
tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. (Siagian, Sondang P. 2003. Filsafat Administrasi. Jakarta: PT Bumi
Aksara. Edisi Revisi).
Filsafat
administrasi adalah berpikir secara matang dan mendalam terhadap hakikat dan
makna yang terkandung dalam materi ilmu administrasi. Ontologi administrasi
merupakan ilmu pengetahuan yang sifat jangkauannya sangat universal dan
menyeluruh dari struktur kehidupan manusia. Epistemologi merupakan bagian dari
filsafat ilmu yang mempelajari dan menetapkan kodrat atau skop suatu jenis ilmu
pengetahuan serta dasar pembentukannya.
Manusia merupakan makhluk yang tidak
pernah puas untuk memenuhi kebutuhannya. Sebagai makhluk sosial, ia juga tidak
dapat hidup tanpa orang lain atau dengan kata lain, ia senantiasa membutuhkan
bantuan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya yang tak terbatas itu. Filsafat
administrasi adalah berpikir secara matang dan mendalam terhadap hakikat dan
makna yang terkandung dalam materi ilmu administrasi. Ontologi administrasi
merupakan ilmu pengetahuan yang sifat jangkauannya sangat universal dan
menyeluruh dari struktur kehidupan manusia. Jadi dengan adanya filsafat
Administrasi itu sendiri kita akan dengan mdah dalam mengemplementasikan dari
keseluruhan administrasi itu sendiri agar tiak terjadi kontras dalam
pelaksanaan tersebut. Dewasa ini tidak sedikit sekali
yang melanggar etika dalam menjalankan proses administrasi sehingga hal
tersebut dapat menimbulkan patologi dan hal ini sangat merugikan banyak pihak.
Sangat disayangkan apabila hal tersebut terjadi kita yang sebagai kaum
intelektual harus menjauhi hal tersebut. Dalam memberikan pelayanan haruslah
benar-benar sesuai dengan apa yang seharusnya diberikan harus jauh dari
intidasi-intimidasi yang dapat merugikan pihak lain.